Ijma Sebagai Sumber Hukum Islam


Blog For Free!


Archives
Home
2012 September
2012 May
2012 February
2011 December
2011 August
2011 June
2011 April
2010 December
2010 November
2010 October
2010 September
2010 August
2010 July
2010 June
2010 May
2010 March
2010 January
2009 November
2009 October
2009 September
2009 August
2009 July
2009 June
2009 May
2009 March
2009 January
2008 December
2008 November
2008 October
2008 September
2008 August
2008 July
2008 June
2008 May
2008 April

tBlog
My Profile
Send tMail
My tFriends
My Images

Sponsored
Create a Blog!


Links Terpilih

Blog Syahril Maulana
Istana Mug
Jasa Pembuatan Website Gratis
Just To Share
Really Free Hosting Forever
Souvenir Suka ayu
Website Ayu


Ijma Sebagai Sumber Hukum Islam
05.12.10 (6:28 am)   [edit]
Kata-kata “Sumber Hukum Islam’ merupakan terjemahan dari lafazh Masâdir al-Ahkâm. Kata-kata tersebut tidak ditemukan dalam kitab-kitab hukum Islam yang ditulis oleh ulama-ulama fikih dan ushul fikih klasik. Untuk menjelaskan arti ‘sumber hukum Islam’, mereka menggunakan al-adillah al-Syariyyah. Penggunaan mashâdir al-Ahkâm oleh ulama pada masa sekarang ini, tentu yang dimaksudkan adalah searti dengan istilah al-Adillah al-Syar’iyyah.[2] Yang dimaksud Masâdir al-Ahkâm adalah dalil-dalil hukum syara’ yang diambil (diistimbathkan) daripadanya untuk menemukan hukum’.[3] Sumber hukum dalam Islam, ada yang disepakati (muttafaq) para ulama dan ada yang masih dipersilisihkan (mukhtalaf). Adapun sumber hukum Islam yang disepakati jumhur ulama adalah Al Qur’an, Hadits, Ijma’ dan Qiyas. Para Ulama juga sepakat dengan urutan dalil-dalil tersebut di atas (Al Qur’an, Sunnah, Ijma’ dan Qiyas). Sedangkan sumber hukum Islam yang masih diperselisihkan di kalangan para ulama selain sumber hukum yang empat di atas adalah istihsân, maslahah mursalah, istishâb, ‘‘uruf, madzhab as-Shahâbi, syar’u man qablana. Dengan demikian, sumber hukum Islam berjumlah sepuluh, empat sumber hukum yang disepakati dan enam sumber hukum yang diperselisihkan.[4] Wahbah al-Zuhaili menyebutkan tujuh sumber hukum yang diperselisihkan, enam sumber yang telah disebutkan di atas dan yang ketujuh adalah ad-dzara’i.[5] Sebagian ulama menyebutkan enam sumber hukum yang masih diperselisihkan itu sebagai dalil hukum bukan sumber hukum, namun yang lainnya menyebutkan sebagai metode ijtihad.[6] Keempat sumber hukum yang disepakati jumhur ulama yakni Al Qur’an, Sunnah, Ijma’ dan Qiyas, landasannya berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari Shahabat Nabi Saw Muadz ibn Jabal ketika diutus ke Yaman. “Dari Muadz ibn Jabal ra bahwa Nabi Saw ketika mengutusnya ke Yaman, Nabi bertanya: “Bagaimana kamu jika dihadapkan permasalahan hukum? Ia berkata: “Saya berhukum dengan kitab Allah”. Nabi berkata: “Jika tidak terdapat dalam kitab Allah” ?, ia berkata: “Saya berhukum dengan sunnah Rasulullah Saw”. Nabi berkata: “Jika tidak terdapat dalam sunnah Rasul Saw” ? ia berkata: “Saya akan berijtihad dan tidak berlebih (dalam ijtihad)”. Maka Rasul Saw memukul ke dada Muadz dan berkata: “Segala puji bagi Allah yang telah sepakat dengan utusannya (Muadz) dengan apa yang diridhai Rasulullah Saw”.[7] Hal yang demikian dilakukan pula oleh Abu Bakar ra apabila terjadi kepada dirinya perselisihan, pertama ia merujuk kepada kitab Allah, jika ia temui hukumnya maka ia berhukum padanya. Jika tidak ditemui dalam kitab Allah dan ia mengetahui masalah itu dari Rasulullah Saw,, ia pun berhukum dengan sunnah Rasul. Jika ia ragu mendapati dalam sunnah Rasul Saw, ia kumpulkan para shahabat dan ia lakukan musyawarah. Kemudian ia sepakat dengan pendapat mereka lalu ia berhukum memutus permasalahan.[8] Karena itu, pembahasan ini sementara kami batasi dua macam sumber hukum saja yaitu ijma’ dan qiyas. Ijma’ Ijma’ dalam pengertian bahasa memiliki dua arti. Pertama, berupaya (tekad) terhadap sesuatu. disebutkan أجمع فلان على الأمر berarti berupaya di atasnya.[9] Sebagaimana firman Allah Swt: “Karena itu bulatkanlah keputusanmu dan (kumpulkanlah) sekutu-sekutumu. (Qs.10:71) Pengertian kedua, berarti kesepakatan. Perbedaan arti yang pertama dengan yang kedua ini bahwa arti pertama berlaku untuk satu orang dan arti kedua lebih dari satu orang.[10] Ijma’ dalam istilah ahli ushul adalah kesepakatan semua para mujtahid dari kaum muslimin dalam suatu masa setelah wafat Rasul Saw atas hukum syara.[11] Adapun rukun ijma’ dalam definisi di atas adalah adanya kesepakatan para mujtahid kaum muslimin dalam suatu masa atas hukum syara’ . ‘Kesepakatan’ itu dapat dikelompokan menjadi empat hal: 1. Tidak cukup ijma’ dikeluarkan oleh seorang mujtahid apabila keberadaanya hanya seorang (mujtahid) saja di suatu masa. Karena ‘kesepakatan’ dilakukan lebih dari satu orang, pendapatnya disepakati antara satu dengan yang lain. 2. Adanya kesepakatan sesama para mujtahid atas hukum syara’ dalam suatu masalah, dengan melihat negeri, jenis dan kelompok mereka. Andai yang disepakati atas hukum syara’ hanya para mujtahid haramain, para mujtahid Irak saja, Hijaz saja, mujtahid ahlu Sunnah, Mujtahid ahli Syiah, maka secara syara’ kesepakatan khusus ini tidak disebut Ijma’. Karena ijma’ tidak terbentuk kecuali dengan kesepakatan umum dari seluruh mujtahid di dunia Islam dalam suatu masa. 3. Hendaknya kesepakatan mereka dimulai setiap pendapat salah seorang mereka dengan pendapat yang jelas apakah dengan dalam bentuk perkataan, fatwa atau perbuatan. 4. Kesepakatan itu terwujudkan atas hukum kepada semua para mujtahid. Jika sebagian besar mereka sepakat maka tidak membatalkan kespekatan yang ‘banyak’ secara ijma’ sekalipun jumlah yang berbeda sedikit dan jumlah yang sepakat lebih banyak maka tidak menjadikan kesepakatan yang banyak itu hujjah syar’i yang pasti dan mengikat.[12] Syarat Mujtahid Mujtahid hendaknya sekurang-kurangnya memiliki tiga syarat: Syarat pertama, memiliki pengetahuan sebagai berikut: Pertama. Memiliki pengetahuan tentang Al Qur’an. Kedua, Memiliki pengetahuan tentang Sunnah. Ketiga, Memiliki pengetahuan tentang masalah Ijma’ sebelumnya. Syarat kedua, memiliki pengetahuan tentang ushul fikih. Syarat ketiga, Menguasai ilmu bahasa.[13] Selain itu, al-Syatibi menambahkan syarat selain yang disebut di atas, yaitu memiliki pengetahuan tentang maqasid al-Syariah (tujuan syariat). Oleh karena itu seorang mujtahid dituntut untuk memahami maqasid al-Syariah. Menurut Syatibi, seseorang tidak dapat mencapai tingkatan mujtahid kecuali menguasai dua hal: pertama, ia harus mampu memahami maqasid al-syariah secara sempurna, kedua ia harus memiliki kemampuan menarik kandungan hukum berdasarkan pengetahuan dan pemahamannya atas maqasid al-Syariah.[14] Kehujjahan Ijma’ Apabila rukun ijma’ yang empat hal di atas telah terpenuhi dengan menghitung seluruh permasalahan hukum pasca kematian Nabi Saw dari seluruh mujtahid kaum muslimin walau dengan perbedaan negeri, jenis dan kelompok mereka yang diketahui hukumnya. Perihal ini, nampak setiap mujtahid mengemukakan pendapat hukumnya dengan jelas baik dengan perkataan maupun perbuatan baik secara kolompok maupun individu. Selanjutnya mereka mensepakati masalah hukum tersebut, kemudian hukum itu disepakati menjadi aturan syar’i yang wajib diikuti dan tidak mungkin menghindarinya. Lebih lanjut, para mujtahid tidak boleh menjadikan hukum masalah ini (yang sudah disepakati) garapan ijtihad, karena hukumnya sudah ditetapkan secara ijma’ dengan hukum syar’i yang qath’i dan tidak dapat dihapus (dinasakh).[15] Sumber: http://tebuireng.net/

 


posted by: ZA PIZA (reply)
post date: 02.17.11 (7:14 pm)

SALAM, BAGAIMANA DENGAN MAZHAM JUMHUR MENGATAKAN HARAM, WAJIB, SUNAT, MAKRUH DAN HARUS ADALAM HUKUM SYARAK. AHLUL USUL MENGATAKAN ADA TUJUH HUKUM. APAKAH HUKUM TERSEBUT DAN SIAPA PELOPORNYA?
SYUKRAN



posted by: canary wharf (reply)
post date: 06.05.14 (11:45 pm)

KOoXq5 Enjoyed every bit of your post.Really looking forward to read more. Really Great.



posted by: Solar Power (reply)
post date: 06.12.14 (7:13 am)

Thanks for sharing, this is a fantastic article post.Thanks Again. Awesome.



posted by: Nike Air Max 95 (reply)
post date: 06.12.14 (7:15 am)

Thanks so much for the blog article.Thanks Again. Much obliged.



posted by: cultivo de marihuana (reply)
post date: 06.12.14 (7:17 am)

Thanks so much for the blog article.Really looking forward to read more. Much obliged.



posted by: holy grail of weight loss (reply)
post date: 06.12.14 (7:19 am)

I truly appreciate this article.Thanks Again. Awesome.



posted by: Begleitservice Mallorca (reply)
post date: 06.16.14 (9:10 am)

Enjoyed every bit of your article.Much thanks again. Cool.



posted by: things to do in Madrid (reply)
post date: 06.18.14 (6:10 am)

Great, thanks for sharing this blog.Thanks Again. Awesome.



posted by: Serious Game Blog (reply)
post date: 06.21.14 (2:21 pm)

I really liked your blog.Much thanks again. Much obliged.



posted by: Unusual Jewellery (reply)
post date: 06.21.14 (2:23 pm)

I cannot thank you enough for the article.Thanks Again. Really Great.



posted by: ski workout (reply)
post date: 06.21.14 (2:25 pm)

Im obliged for the blog article. Really Cool.



posted by: RECEIVE $250 to $ 1000 per DAY (reply)
post date: 06.21.14 (11:55 pm)

Major thankies for the article post.Much thanks again. Much obliged.



posted by: Best secondary schools in Port-Harcourt (reply)
post date: 06.24.14 (1:19 am)

YhAjhz I appreciate you sharing this blog post. Much obliged.



posted by: baby (reply)
post date: 06.24.14 (4:17 am)

Very good article post.Much thanks again. Great.



posted by: Adipex (reply)
post date: 06.25.14 (2:01 am)

Thanks so much for the blog.Really looking forward to read more. Awesome.



posted by: International schools in Nigeria (reply)
post date: 06.30.14 (1:57 am)

Really enjoyed this post.Really looking forward to read more. Want more.



posted by: Walnut Creek DUI Attorney (reply)
post date: 06.30.14 (1:59 am)

I truly appreciate this blog.Thanks Again. Fantastic.



posted by: Top schools in Port-Harcourt (reply)
post date: 07.01.14 (4:32 am)

Fantastic blog article.Thanks Again. Fantastic.



posted by: procurement and supply chain services (reply)
post date: 07.02.14 (11:55 am)

Major thanks for the article post.Much thanks again. Great.



posted by: suicide cleanup service fl (reply)
post date: 07.03.14 (7:49 am)

I truly appreciate this post.Thanks Again. Fantastic.



posted by: serious game corporation (reply)
post date: 07.03.14 (7:51 am)

Very neat article post.Really thank you! Awesome.



posted by: cheap seo services (reply)
post date: 07.04.14 (6:55 am)

EZJD61 Really informative post.Really thank you! Keep writing.



posted by: Milk Thistle Supplements (reply)
post date: 07.07.14 (3:55 am)

A round of applause for your article post.Really looking forward to read more. Much obliged.



posted by: gutter installer (reply)
post date: 07.08.14 (7:21 am)

Hey, thanks for the article.Much thanks again. Much obliged.



posted by: iherb coupons (reply)
post date: 07.08.14 (7:33 am)

Thank you for your blog. Fantastic.



posted by: ceramic dentures Ludwigsburg (reply)
post date: 07.09.14 (8:00 am)

Very good blog.Thanks Again.



posted by: Corrlinks Login (reply)
post date: 07.16.14 (1:04 am)

lkdI7z Say, you got a nice blog article.Really looking forward to read more. Cool.



posted by: Best primary schools in Port-Harcourt (reply)
post date: 07.18.14 (1:53 am)

Very neat blog.Thanks Again. Awesome.



posted by: carry on luggage size (reply)
post date: 08.01.14 (8:12 am)

Thank you for your blog post. Really Cool.



posted by: International schools in Nigeria (reply)
post date: 08.05.14 (1:13 am)

Fantastic blog.Thanks Again.



posted by: canary wharf (reply)
post date: 08.14.14 (4:35 am)

Thanks-a-mundo for the blog article.Much thanks again. Great.



posted by: Best secondary schools in Port-Harcourt (reply)
post date: 08.18.14 (12:26 am)

A round of applause for your blog. Will read on...



posted by: music promotion (reply)
post date: 08.18.14 (12:29 am)

Thanks again for the article.Much thanks again. Cool.



posted by: Best secondary schools in Port-Harcourt (reply)
post date: 08.21.14 (8:03 am)

Great blog post. Cool.



posted by: digital music distribution (reply)
post date: 08.21.14 (8:07 am)

Great blog. Want more.

Your Name:


Your Comment:


Download Materi